Pemberian Pakan Dan Minum Untuk Sapi

Tips Pemberian Pakan Dan Minum Untuk Sapi Perah

Di artikel saya kali ini akan membahas tentang tips pemberian pakan dan minum untuk sapi perah. Khususnya kalian yang sedang berternak harus tahu tipsnya agar ternak sapi perah anda tumbuh dengan baik.

Sebelum kita masuk pada pembahasan mengenai tips pemberian pakan dan minum untuk sapi perah, mungkin anda juga ingin tahu tentang Jenis makanan sapi. 

Mari lansung saja simak tentang tips pemberian pakan dan minum sapi perah di bawah ini.

Kebutuhan Pakan Sapi Perah

Kebutuhan Pakan Sapi Perah

Pada setiap usaha peternakan sapi perah harus menyediakan pakan yang cukup untuk ternaknya dan sesuai kebutuhan. Sehingga dapat menghasilkan susu sapi yang cukup optimal.
Dalam usaha peternakan sapi perah, pakan memiliki peranan yang sangat penting untuk peningkatan produksi susu. Disamping itu pakan juga dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok (maintenance), pertumbuhan maupun untuk produksi lainya ( anak dan daging).
Dalam hal ini, pemberian pakan harus memenuhi standar kebutuhan pakan yang diperlukan. Baik secara kualitas maupun secara kuantitas.
Setiap usaha peternakan juga harus menyediakan pakan yang cukup untuk hewan ternaknya. Baik yang berasal dari hijauan /rumput, maupun pakan konsentrat yang dibuat sendiri atau yang berasal dari pabrik.
Tersedianya pakan yang dapat memenuhi standar kebutuhan sapi perah, dapat mendukung peningkatan hasil  produksi susu yang diinginkan peternak. Oleh karena itu, agar memperoleh hasil produksi susu yang optimal dalam pemeliharaan sapi perah harus memperhatikan penyediaan paka.
Susu merupakan salah satu produk peternakan yang menjadi sumber protein hewani yang semakin dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan susu tersebut dilakukanlah peningkatan populasi, produksi dan produktivitas dari sapi perah.
Oleh karena itu pakan untuk sapi perah memegang peranan penting dalam upaya peningkatan produksi susu sapi.
Pada umumnya peternakan sapi perah dikelola dalam bentuk usaha peternakan sapi perah komersial. Sebagiannya lagi masih berupa peternakan rakyat yang dikelola dalam skala kecil. Populasi tidak terstruktur dan belum ada yang menggunakan sistem breeding terarah.
Walaupun dalam hal manajemen umumnya sudah bergabung dalam koperasi. Namun masih sederhana sehingga produksi susu yang dihasilkan akan kurang dapat bersaing. Agar mendapatkan produksi susu sapi yang baik dan optimal, selain bibit yang produksinya bagus. Juga dapat ditentukan oleh kualitas pakan dan cara pemberian pakan yang baik.

Pakan Sapi Perah

Pada umumnya pakan sapi perah dibagi menjai 3 bagian, yaitu :

1. Hijauan, yaitu berupa rumput – rumputan. Contohnya seperti rumput gajah, rumput raja, setaria, benggala, rumput lapangan dan BD

2. Kacang – kacangan. Contohnya seperti lamtoro, turi, gamal

3. Limbah pertanian. Contohnya seperti jerami padi, jerami jagung, jerami kedelai dll.

Hijauan sebaiknya diberikan pada siang hari setelah pemerahan sebanyak 30 – 50 kg/ekor/hari. Pakan berupa rumput bagi sapi perah dewasa umumnya diberikan sebanyak sekitar ± 10 % dari bobot badan. Pakan tambahan yang diberikan  sebanyak 1 – 2 % dari BB.

Sapi yang sedang menyusui membutuhkan pakan tambahan sebesar 25 % hijauan dan konsentrat dalam ransumnya. Hijauan yang berupa rumput segar sebaiknya dicampur dengan jenis kacang – kacangan.

Sumber karbohidrat yang dibutuhkan berupa dedak halus atau bekatul, ampas tahu, gaplek, dan bungkil kelapa. Serta mineral yang dibutuhkan berupa garam dapur, kapur, dll.

Pemberian pakan konsentrat sebaiknya diberikan saat pagi hari dan sore hari sebelum sapi diperah sebanyak 1 – 2 ekor/ekor/hari. Selain pakan sapi perah juga harus diberi air minum sebanyak 10 % dari berat badan per hari.

Pemberian Pakan Untuk Sapi Perah

Pemberian pakan dan minum untuk sapi perah, dapat diberikan sebagai berikut :

1. Pakan hijauan sebaiknya diberikan 2 – 3 kali sehari yaitu pagi dan siang sesudah pemerahan. Pakan hijauan diberikan harus sebanyak ± 10 % dari berat badan (BB

2. Pakan konsentrat diberikan masih dalam keadaan kering. Setelah dilakukan pemerahan 1 – 2 kali sehari sebanyak 1,5 – 3 % dari berat badan (BB)

3. Air minum disediakan secara tidak pas- pasan.

Demikian artikel yang dapat saya tulis tentang tips pemberian pakan dan minum untuk sapi. Semoga bermanfaat bagi anda. Terimakasih sudah berkenan mampir untuk menyimak artikel saya ini. Mungkin anda juga tertarik untuk mempelajari tentang Tips Pengelolaan Pakan Sapi Yang Wajib Anda Ketahui.