bagian daging sapi yang paling empuk untuk rendang

Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Membeli Bagian Daging Sapi yang Paling Empuk Untuk Rendang

Jika ingin membeli bagian daging sapi yang paling empuk untuk rendang, ada baiknya kita memperhatikan berbagai hal pada saat membeli daging. Hal tersebut tidak lain untuk membuat rendang yang akan dimasak menjadi rendang yang memiliki kualitas yang baik, tentunya memiliki cita rasa yang enak serta lezat juga.

Ada banyak jenis bagian daging sapi yang dijual di pasar. Tiap masakan memakai jenis bagian dan potongan daging sapi yang berbeda pula. Seperti misalnya bagian daging untuk semur dan sup berbeda dengan untuk dimasak rendang. Maka dari itu, perhatikanlah hal berikut saat membeli bagian daging sapi yang paling empuk untuk rendang. Baca juga : 5 Kreasi Resep Bakso Pedas Manis, Mana Favoritmu?

Warna

Daging sapi yang masih segar mempunyai warna merah terang. Semakin merah warna daging, maka semakin segar pula daging sapi tersebut. Jika daging tersebut punya warna merah yang tak biasa atau merah pucat, maka daging tersebut patut dicurigai. Beberapa penjual daging sapi baik di pasar maupun supermarket memproses daging sapi menggunakan karbon monoksida. Hal tersebut dilakukan supaya warna merah daging dapat dipertahankan, meskipun daging sapi yang dijual sudah tidak terlalu segar.

Tapi daging sapi yang berwarna merah kecokelatan masih bisa dibeli. Karena warna merah kecokelatan pada daging bukan mencerminkan daging yang tidak segar,  tetapi karena daging tersebut sudah terpapar oksigen lebih dari 30 menit atau dibekukan.

Aroma

Terdapat aroma daging sapi yang khsa pada daging sapi yang segar. Sedangkan pada daging sapi yang tidak segar punya aroma yang terasa seperti bau busuk. Oleh karena itu,  hindari daging yang punya permukaan berbintik. Bintik pada daging menandakan kalau daging tidak disimpan dengan benar, atau malah daging sudah masuk dalam kategori sudah tidak segar.

Bagian daging sapi

Masaing-masing bagian daging sapi mempunyai rasa dan tekstur yang berbeda. Maka dari itu tiap bagian daging sapi dijual dengan harga yang berbeda pula. Sebaiknya untuk membuat rendang pilihlah daging bagian paha atas, atau bisa juga menggunakan daging has dalam atau has luar. Karena daging pada bagian tersebut tidak memiliki banyak lemak sehingga memiliki tekstur yang baik.

Potongan daging

Biasanya penjual daging sapi sudah tahu ukuran dan cara potong daging untuk membuat rendang. Tapi kalau pun membeli potongan daging yang besar atau utuh dan ingin memotongnya sendiri di rumah, potong daging yang sudah dibeli dengan potongan agak tebal. Dagingnya dipotong dengan agak miring dan mengikuti serat daging. Jangan lupa untuk memotong daging sedikit tebal dan besar. Jika tidak, daging sapi akan menciut begitu sudah jadi rendang. Hal terebut disebabkan oleh proses masak yang lama. Selain itu, jika dipotong tipis dan kecil daging bisa hancur ketika dimasak.

Daging sapi impor

Biasanya rendang yang dimasak menggunakan daging impor akan lebih cepat empuk. Selain itu, rendang yang dimasak dengan daging impor punya rasa lain. Hal tersebut diakibatkan karena daging sapi impor punya aroma lemak yang lebih wangi dibanding daging sapi lokal. Hanya saja, proses memasak rendang menggunakan daging impor tidak sama dengan rendang yang terbuat dari daging sapi lokal. Kalau biasanya proses lama memasak rendang berkisar antara tujuh hingga delapan jam, maka pada daging sapi impor hanya bisa dimasak paling lama selama dua hingga tiga jam, karena biasanya daging sapi impor sudah memiliki tekstur yang empuk.

Itulah artikel tentang Hal yang harus diperhatikan ketika membeli bagian daging sapi yang paling empuk untuk rendang, semoga anda tidak salah ketika membeli daging sehingga dapat membuat rendang yang memiliki kualitas terbaik.